Oleh humas2 on June 16, 2017

Jakarta (16/06) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, hari ini menerima audiensi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito terkait progress program Gema SAPA (Gerakan Masyarakat Sadar Pangan), Integrasi Program Pengawasan Keamanan Pangan Berbasis Komunitas di ruang rapat lantai 1 Kemenko PMK Jakarta.

Pada audisensi sebelumnya, Menko PMK sempat mengarahkan agar Program Gema Sapa milik BPOM dapat dikolaborasikan dengan Program Germas. "Saya harapkan Program Gema Sapa ini dapat integrasikan dengan Program Germas yang sejauh ini sudah menjadi komitmen dari 21 Kementerian/lembaga lainnya," katanya ketika itu. BPOM dalam audiensi kali ini pun mempresentasikan progress program Gema SAPA (Gerakan Masyarakat Sadar Pangan) dan Integrasi Program Pengawasan Keamanan Pangan Berbasis Komunitas. Seperti diketahui program Gema SAPA akan diluncurkan pada tahun ini. Gerakan ini terdiri atas tiga hal yaitu pangan jajan anak, desa pangan aman dan pasar aman dari bahan berbahaya. Selain itu dibahas pula anggaran 2017-2018, penguatan kelembagaan, strategi penguatan efektivitas pengawasan obat dan makanan, serta persiapan sumber daya dalam penguatan kelembagaan BPOM.

Turut mendampingi Menko PMK dalam audiensi ini, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo. Sementara Kepala BPOM didampingi Sekretaris Utama BPOM Reri Indriani, Deputi III BPOM Suratmono, Direktur Pengawasan Bahan Berbahaya BPOM Ema Setyawati, Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan BPOM Mauizzati Purba serta Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan BPOM Elin Herlina. PS

Categories: