Oleh humas2 on September 07, 2017

Jakarta (07/09)---Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Sujatmiko, hari ini memimpin rapat audiensi perlindungan perempuan dan anak. Rapat hari ini digelar di lt.6 gedung Kemenko PMK, Jakarta dan dihadiri oleh beberapa koalisi organisasi dengan nama koalisi yaitu Koalisi Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja yang terdiri dari beberapa organisasi yaitu, Organisasi Karya Mitra, Perempuan Mahardika, Sahabat Perempuan, Sapu Lidi Jala PRT, dan LSM Rumpun Rumah Perempuan. “Tujuan kami ke sini adalah untuk meminta dukungan kepada Pemerintah, salah satunya dukungan dari Kemenko PMK untuk mendukung diadopsinya konvensi ILO tentang mengakhiri kekerasan dan pelecehan kepada pekerja perempuan ataupun laki-lakidi dalam dunia kerja,” kata Perwakilan dari Karya Mitra di awal rapat.

Masalah mengenai pelecehan dan kekerasan kepada wanita di Indonesia sangat banyak tetapi banyak pekerja wanita yang belum melapor karena belum dijamin bagaimana hukumanya karena UUD tenaga kerja yang belum komprehensif. Maka, perwakilan dari organisasi-organisasi itu berharap Pemerintah Indonesia yang khususnya menjadi leading sector adalah Kementerian Tenaga Kerja dan tiga kementerian lainnya seperti Kementerian Luar Negeri, kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan dan Kementerian Hukum dan HAM dapat mendukung konvensi ini dan Indonesia bisa mencari sekutu-sekutu Negara lain untuk bisa membantu berjalannya konvensi ini. “Saya akan berusaha menggerakan kementerian-kementerian terkait untuk menindaklanjuti masalah ini dan mendukung konvensi ILO dan akan mengatur jadwal lagi untuk membahas masalah ini dengan kementerian-kementerian terkait,” ucap Sujatmiko di akhir. (*)